Di antara sopan santun itu ialah kesopanan memilih kata-kata yang akan diucapkan. Pilihlah kata-kata yang halus dan tidak bisa diartikan salah: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu berkata: RA’INA, tetapi katakanlah UNZHURNA dan dengarkanlah baik-baik.” (pangkal ayat 104). Sepintas lalu arti Ra’ina ialah gembalakanlah kami Dengan rujukan Qur’an surah Al-Ahzab ayat 21, sebagai berikut : Artinya: "sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang. yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”. Skripsi dengan judul “Perspektif Al- Qur’an Tentang Etika Komunikasi di Media Sosial (Kajian Tafsir Tematik)” oleh Milkhatun Fadhilah dengan NIM 14210590 telah diujikan pada sidang Munaqasyah Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al-Qur‟an Jakarta pada tanggal 09 Agustus 2018. Skripsi telah Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW yang telah diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Hadirin yang dirahmati Allah. Baiklah, pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan sebuah syarhil qur’an dengan tema: “BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA”. 6 Ayat Al-Quran tentang Berbakti kepada Orang Tua, Berkah Selalu. Jadi anak yang semakin baik, yuk! Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban kita sebagai anak. Perbuatan baik satu ini sudah seharusnya dilakukan, karena orang tua telah banyak berkorban. Berbakti kepada orang tua pun tidak harus melalui hadiah mewah dan uang melimpah. Contohteks prosedur bahasa inggris tentang makanan; Teks Syarhil Qur'an Bahaya Narkoba Bagi Remaja HaHuwa . Namun dari segala amanah itu ada satu yang menjadi ukuran derajat seorang manusia yaitu akhlak. " kami kisahkan kepadamu (muhammad) cerita ini dengan benar. Teks syarhil quran kali ini saya akan mempublish 3 teks syarhil quran WhMt. Teks Syarhil Qur'an [SQ] Akhlak Adalah Parameter Kemulian Suatu Bangsa Hadirin Rohimakumullah… Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dimuka bumi ini untuk menjadi kholifah, yang menjadi pemimpin dan menjaga amanah sang kholik. Namun, dari segala amanah itu ada satu yang menjadi ukuran derajat seorang manusia, yaitu akhlak. Kata akhlak berasal dari bahasa arab, yaitu Akhlaaqun, yang merupakan bentuk jama’ dari kata khulqun, yang berarti perangai, tabiat dan adab. Sedangkan pengertian akhlak dalam islam adalah, perangai yang ada dalam diri manusia yang mengakar dan dilakukan seseorang secara spontan dan terus menerus, dan tak lain sumber datangnya akhlaq adalah islam. Rasulullah SAW bersabda Akmaalul mu’miniina iimaanan ahsanuhum khuluqon Orang mu’min yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya Akhlak menjadi ukuran kemuliaan seseorang, ia tidak pernah turun harga atau menyusut nilainya, tetap mahal dan tak lekang oleh zaman. Sebagaimana kita ketahui, ketika telfon genggam yang dulu merupakan barang berharga yang hanya dimiliki sedikit orang . Namun ketika ia dimiliki oleh hampir setiap orang, saat itulah status berharga tak lagi melekat padanya. Namun tidak demikian dengan akhlak mulia, yang akan tetap mahal dan abadi dengan kemuliaannya meskipun setiap manusia memilikinya, ia akan semakin mahal, bahkan tak ternilai harganya. Hadirin Rahimakumullah… Dewasa ini, sering kita temui manusia yang hidup bebas, geringas, ganas, bahkan lebih ganas daripada binatang buas. Hal ini terjadi karena kurangnya pendidikan akhlak. Untuk itu pada kesempatan kali ini, izinkan saya menyampaikan beberapa patah kata, yang akan saya patah-patahkan menjadi untaian nada kalimah yang berjudul “kemuliaan suatu bangsa tergantung akhlaknya” dengan rujukan surat Al-arof ayat 96 “Jikalau sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”. Al-A’rof 96 Sahabat yang dimuliakan Allah SWT… Dari Dr. Abdullah Thollah Tobah dalam kitabnya Ma’al Anbiyaai Fil Qur’an, beliau menjelaskan bahwa ayat tersebut ditujukan kepada kaum shodom, yakni kaum Nabi Luth As berkenaan dengan 3 kemunkaran yang mereka lakukan. Kemunkaran yang pertama, yakni kemunkaran yang dilakukan oleh Istri Nabi Luth As. Kemunkaran yang kedua, yaitu tradisi menyamun ditempat terang, dan Kemunkaran yang ketiga, yaitu kebiasaan homoseks yang merajalela Dengan kata lain, maksud ayat tersebut adalah, seandainya kaum shodom beriman dan bertaqwa kepada Allah… lafatahnaa alaihim barokaatin minassamaai wal ardhi, maka akan Allah turunkan kepada mereka keberkahan tak terbatas dari langit maupun dari bumi dengan syarat iman dan taqwa. Akan tetapi, merrreka mengingkari ayat-ayat Allah, maka bukan keberkahan Allah yang turun melainkan adzab Allah yang turun sehingga porak poranda negeri tersebut. Hadirin yang dicintai Allah, Kemunkaran-kemunkaran inilah yang menyebabkan kaum shoddom diluluh lantahkan oleh Allah SWT, dan secara langsung maupun terselubung, kemunkaran-kemunkaran ini tumbuh subur bak cendawan dimusim hujan dinegeri kita, betul tidak saudara? Yuk, kita buktikan! Kemunkaran pertama yaitu kemunkaran yang dilakukan oleh istri Nabi Luth AS, gambaran istri-istri yang durhaka kepada suami, istri yang enggan mematuhi perintah sang pemimpin keluarga, istri yang memiliki boys friend selain suami. Apakah hal ini kita temui dinegeri kita saudara??? Ya, bahkan merajalela. Kemunkaran yang kedua, yaitu kebiasaan homoseks. Kebiasaan inilah yang menjadikan kaum sodom durhaka kepada Rabb, hubungan badan antara sesama jenis dianggap biasa-biasa saja, tempat-tempat maksiat merajalela dimana-mana. Bahkan hubungan badan antara lawan jenis dianggap wajar-wajar saja. Akibatnya, berapa banyak janin-janin tak berdosa yang digugurkan, berapa banyak bayi-bayi yang lahir tanpa ayah, dan berapa banyak bayi-bayi mungil yang dibuang ditempat sampah, di tempat-tempat yang menjadikan mereka seolah tak berarti. Astagfirullahal’adzim… dan apakah hal ini kita temui dinegeri kita saudara? Dinegeri yang katanya mayoritas beragama islam? Dinegeri subur yang banyak orang bilang zamrud khatulistiwa? ironisnya, hal ini marak terjadi pada generasi muda kita. Na’udzubillah, tsumma na’udzubillah… Kemunkaran yang ketiga, yaitu tradisi menyamun ditempat terang. Ini adalah bukti korupsi, kolusi dan nepotisme, penyalahgunaan kekuasaan, penyelewengan dana pembangunan, yang akhirnya bukan pembangunan nasional yang kita rasakan, akan tetapi penderitaan nasional yang masyarakat keluhkan. Allah SWT. Berfirman dalam surat Al-isro ayat 16 “Dan jika kami hendak membinasakan suatu kaum, maka kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu agar menaati Allah, tetapi apabila mereka durhaka didalam negeri itu, maka sepantasnya berlakulah kepadanya hukuman kami, kemudian kami binasakan kaum itu, hancur berantakan. Hadirin Rahimakumullah… Kemunkaran-kemunkaran inilah yang membuat kaum Sodom dihancurkan oleh Allah, sekaligus menjadi problematika ummat yang dihadapi bangsa kita dewasa ini. Na’udzubillahi min dzalik… Hingga suatu hari, guru saya pun bersyair Bencana melanda, dibumi ibu pertiwi Banjir bandang, gempa bumi, Tanah longsor dan sunami, Seolah enggan berhenti Kemiskinan disana-sini Busung lapar hantui bayi Al-qur’an jadi hiasan Sunnah rasul tak dijalankan, Ya Allah… Ampuni kami… Untuk itu, wahai para pemuda, wahai para mujahid penerus bangsa… Marilah tingkatkan iman dan taqwa, agar diri dihiasi akhlaq yang mulia… Dan ingatlah seruan Allah dalam hadits qudsi “Ayyuhassyaaab… Attaariku syahwatahu liajlii… Anta indi, kaba’dhi… malaaaikatii…” Wahai para pemuda yang meningggalkan syahwatnya karena aku kata Allah, kalian disisiku bagaikan malaikat-malaikatku… Semoga kita semua senantiasa terpelihara dalam cinta-Nya, Wallahu a’lam bishowab, aquulu qouli hadza… Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh loading...

teks syarhil qur an tentang akhlak